| Subcribe via RSS

Apakah Anda Layak Dibayar ?

February 20th, 2008 Posted in Asal ngomong aja

semprot_pengharum_ruangan.jpg2 hari yang lalu saya balik dari Jogja naik kereta api kelas bisnis Fajar Utama. Sudah agak lama saya tidak menggunakan KA bisnis, kemarin saya coba naik KA kelas bisnis dengan tiket seharga Rp.100.000,- lumayan irit Rp.60.000,- dibandingkan kereta Eksekutif Taksaka.

Naik kereta Jogja-Jakarta pada hari Selasa terasa longgar di gerbong, tidak ada penumpang tanpa tempat duduk. Sepanjang perjalanan Jogja sampai Jakarta saya hanya menjumpai 1 pengamen di sekitar stasiun wates, tidak seperti tahun 2000-an pengamen hilir mudik di kereta api.

Melewati Purwokerto para pedagang asongan mulai hilir mudik, tanpa henti. Melewati Cirebon mulai beraksi tukang sapu yang meminta-minta imbalan setelah tanpa diminta menyapu gerbong.


Nah kemudian ada 2 orang pemuda masuk ke gerbong, yang satu menyemprotkan pengharum ruangan di sela-sela kursi penumpang KA, disusul teman-nya menarik ongkos untuk biaya pengharum ruangan. Sang pemuda akhirnya sampai di tempat saya duduk, dengan tampang disangar-sangarkan sambil membawa lembaran-lembaran uang ribuan seperti kondektur bus, orang itu berkata,”Mas ongkos pengharum ruangannya“. Kemudian saya jawab dengan melambaikan tangan tanda tidak mau. Biasanya para peminta kalau sudah diberi lambaian akan langsung pergi, namun orang itu masih ngotot berkata “Tolong toleransinya mas !” , kemudian saya jawab,”Loh saya ngga minta disemprot pengharum ruangan“. Dalam hati saya kalau coba-coba malak saya tetep saya lawan (soalnya badannya masih gedean saya :) ) Akhirnya setelah menunggu beberapa saat tidak juga saya beri mereka pergi meneruskan narik uang ke penumpang lain.

Saya perhatikan dalam gerbong tersebut sekitar 50% penumpang memberi uang kepada tukang semprot pengharum ruangan tersebut sebesar Rp.1000,- karena takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Dalam 1 gerbong terdapat sekitar 60 penumpang, maka dalam 1 gerbong tukang semprot tersebut mendapatkan uang Rp.30.000,- Jika satu rangkaian kereta ada 10 gerbong, maka tukang semprot tersebut mendapat uang Rp.300.000,- Jika sehari beroperasi di 2 rangkaian kereta maka sehari mendapatkan Rp.600.000,- Jika beroperasi 1 bulan maka paling ngga mendapatkan Rp.600.000,- x 30 = Rp.18.000.000,- per bulan

Suatu angka yang cukup fantastis, hampir sama dengan gaji Senior Manager di tempat saya kerja dulu. Huh.. di saat orang bersusah payah bekerja ternyata ada yang dapat uang mudah dengan modal 1 botol pengharum ruangan dan tampang sangar.
Saya merasa keputusan saya untuk tidak memberi uang sudah tepat, saya tidak mau membayar orang hanya karena rasa takut, saya tidak mau memberi uang cuma-cuma ke orang yang mampu bekerja, saya tidak mau membayar orang yang tidak layak dibayar.

Nah sekarang saatnya kita juga introspeksi diri, apakah kita juga layak dibayar dengan apa yang kita lakukan? Apakah kita sebagai publisher sudah layak dibayar untuk traffic yang kita berikan ke advertiser? Apakah traffic yang kita berikan ke advertiser sudah memberi keuntungan bagi mereka? Silakan direnungkan sendiri-sendiri.. :)

RSS feed | Trackback URI

17 Comments »

Comment by be-mine
2008-02-21 00:08:09

tunggu, direnungin dulu :-?

 
Comment by ruzdee
2008-02-21 00:48:11

dalem banget nich…..
mode merenung: on

 
Comment by jimmy
2008-02-21 04:53:03

ah saya jadi gak berani naek kereta api.. serem!!!

 
Comment by bejhoo
2008-02-21 08:58:54

lain kali bawa pengharum ruangan sendiri aja cak..
sebelum disemprot, semprot sendiri aja.. :D

 
Comment by admin
2008-02-21 13:42:23

@bemine, ruzdee
mengheningkan cipta selesai..

@jimmy
kalau takut ya sediain saja recehan

@bejhoo
Lain kali kubawa baygon, berani semprot pengharum ruangan kubayar semprot baygon. :)

 
Comment by Victor
2008-02-21 20:27:33

Paling enak :

1. Pakai kacamata item.
2. Setel mp3 player di telinga.
3. Pura-pura tidur kalo bisa ngorok2an

Dijamin nggak bakal ditarik duit :D kalo dibangunin pura2 nggak bangun2 =))

 
Comment by andyf
2008-02-22 00:11:52

kejadian seperti itu emang sering cak.., tapi maknanya itu lho… dalem bgt…
introspeksi lagi ah… :-)

 
Comment by Wiellyam
2008-02-22 01:56:43

merenung….merenung…..

 
Comment by baladika
2008-02-22 12:35:03

paling enak wisata ke bali di baladika dot info ada info nya :mrgreen: iklan :P

 
Comment by Puthzel.com
2008-02-22 13:26:18

Intinya mendingan jadi tukang semprot KA daripada ikutan GA and maen domain parking…

* KaBuR..

 
Comment by bimoweb.com
2008-02-24 14:53:38

masih banyak juga yang kayak gini, ya ? btw ada poling SEO dan SEM, di ikuti ya…
http://bimoweb.com/poling-seo-dan-sem.html

 
Comment by Aist
2008-02-24 16:16:07

Ya, itulah Indonesia.. ?!! :)

 
Comment by i_wibowo
2008-02-25 02:05:35

Dh,
Proficiat Cak Wid, sekarang tambah dalem nih omongannya…
Wah, kaya pak Ustad aja ya he3…
Anyway, tetap beri kita semua pencerahan ya…
Terutama para teman seperjuangan susah dulu…
Hebat… dalem… mencerahkan…
Ajarin doooongggg…

 
Comment by CakWid
2008-02-25 02:55:42

@ I_Wibowo
Halah.. cuma asal ngomong …
Loh bukane teman-teman dulu dah pada mapan di tempat kerja?
Aku milih kerja sendiri soalnya ga bisa bersaing di dunia kerja :D

 
Comment by Reorid Lyrics
2008-02-25 21:14:17

kagak kepikir

 
Comment by i_wibowo
2008-02-25 21:59:25

Gile bener…
Cuma asal ngomong wae dalem kaya ngene…
Njuk gimana kalo Cak Wid ngomong serius ya…
Wah, layak & sepantasnya ditunggu…
Ayo Cak Wid…
Terus berikan pencerahan…
Buat kita semua…

 
Comment by widis
2008-03-21 21:37:32

wooowww 18jt sebulan booo

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post

eXTReMe Tracker