Tips Memilih Asuransi Jiwa dan Kesehatan
Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan sangat dibutuhkan terutama untuk wiraswastawan dan pekerja informal yang tidak memiliki jaminan kesehatan dari suatu perusahaan atau instansi pemerintahan.
Seorang wiraswastawan seperti saya kalau sampai sakit atau cacat karena kecelakaan akan mengalami banyak kerugian keuangan/finansial karena harus menanggung biaya pengobatan dan tidak bisa bekerja mencari nafkah. Lain halnya jika seseorang bekerja di suatu perusahaan atau jadi pegawai negeri, mereka biasanya mendapatkan jaminan kesehatan yang akan menanggung biaya jika sakit dan gaji bulanan tetap dibayarkan. (Tapi tidak semua perusahaan menyediakan jaminan kesehatan yang layak lho)
Sebelum menentukan Produk Asuransi apa , dari perusahaan asuransi mana saya sangat menyarankan untuk membandingkan berbagai produk, tipe produk dari beberapa perusahaan Asuransi. Jangan terburu-buru untuk membeli produk asuransi tanpa memahami dengan sejelas-jelasnya hak dan kewajiban jika kita ikut suatu produk asuransi.
Beberapa tips dari saya untuk memilih produk asuransi :
- Tentukan manfaat perlindungan apa saja yang kita butuhkan
- Cari informasi produk-produk asuransi sesuai kebutuhan kita dengan mengumpulkan brosur dari berbagai perusahaan atau mencari informasi di website perusahaan-perusahaan asuransi
- Tanyakan kepada agen secara lebih detail tentang produk-produk tersebut secara menyeluruh sampai detail perhitungan alokasi dana yang kita bayarkan untuk apa saja
- Jangan terlalu percaya dengan apa yang dikatakan agen asuransi, karena mereka belum tentu paham betul dengan produk yang mereka tawarkan.
- Mintalah dibuatkan dicetakkan ilustrasi manfaat produk asuransi, premi yang harus dibayarkan dan pengalokasian premi yang dibayarkan itu ke mana saja
- Pelajari isi ilustrasi di rumah dengan santai dan seksama, jangan buru-buru mengambil kesimpulan, tanyakan kepada yang lebih tahu jika ada yang belum jelas
- Bandingkan produk-produk dari berbagai perusahaan asuransi, mana yang memberikan manfaat paling besar dengan premi yang paling murah, namun cari tahu juga info perusahaan tersebut apakah bonafid atau tidak
- Jangan hanya berpatokan pada penghargaan asuransi terbaik dari suatu majalah, tetapi anda perlu benar-benar tahu cara perhitungan biaya asuransi itu
- Tentukan produk asuransi pilihan anda setelah semuanya anda benar-benar pahami
- Setelah menentukan dan memutuskan membeli suatu produk asuransi kita akan menerima polis asuransi yang berisi perjanjian yang mengikat antara nasabah dan perusahaan asuransi, pelajarilah lagi isi polis, biasanya nasabah diberi waktu 14 hari kesempatan untuk membatalkan polis tersebut.
Itu tadi beberapa tips dari saya agar anda tidak menyesal suatu hari jika membeli produk asuransi tanpa memahami betul-betul hak, kewajiban dan perbandingan dengan produk lain.
Satu lagi saran saya sebagai nasabah yang pernah terkecoh dengan suatu produk asuransi “Jangan membeli Asuransi Jiwa dan Kesehatan Unit Link yang dikaitkan dengan Investasi“. Percayalah produk unit link potongannya mahal sekali, lebih baik anda ikut asuransi jiwa dan kesehatan murni dan menginvestasikan uang ke Reksadana secara terpisah.
Di artikel mendatang akan saya coba berikan detail perhitungan asuransi unit link yang benar-benar menguras uang nasabah, yang membuat agen asuransi sekarang banyak yang kaya raya dengan menjual Asuransi unit link.
Memilih Asuransi Jiwa dan Kesehatan apakah perlu untuk pekerja Online seperti kita ??
bayar premi nya tiap bulan ga ??
Sangat perlu, kalau kita sakit dan perlu biaya banyak ada yang menanggung, kalau kita cacat dan tidak bisa bekerja kita dapat santunan, kalau kita meninggal keluarga yang ditinggalkan dapat santunan.
Pembayaran premi ada yang bulanan, setengah tahunan, tahunan, tergantung paket dari masing-masing perusahaan asuransi.
Sebagai gambaran satu produk asuransi kesehatan dari suatu perusahaan asuransi dengan manfaat penggantian biaya rawat inap Rp.200.000,- perhari, ICU Rp.400.000,- pembedahan kompleks Rp.34.000.000,- dan penggantian lain lain, premi yang harus dibayarkan untuk pria berumur 30 tahun adalah sebesar Rp.100.000,- perbulan
Thanks cak, ditunggu artikel berikutnya
setuju cak, kesehatan memang sangat penting, jangan sampai pas kita sakit, ga ada biaya sama sekali bwat berobat. btw, mau nanya dikit cak, selama ini dapet job review dari broker mana aja ? banyak banget job reviewnya, jadi kepengen juga punya banyak job review kayak cak wid…
Setau saya yah cak, TIDAK cuma asuransi unit link yang motongnya banyak, semua asuransi itu ada potongannya, cumaaa masalahnya mereka kasih tau ga kalau ada potongan. Asuransi yang mengaku kalau mereka tidak ada potongan ini itu adalah BOHONG. Cara buktiinnya gini: kalau mereka mengaku kalau perususahaan mereka tidak memotong biaya seperti yang dipotong unit link, sehingga uang nasabah utuh masuk ke rekening nasabah, tanyakan kepada mereka , “kalau saya setor hari ini 6 jt , apakah tiba-tiba 4 bulan lagi saya butuh uang trus mau ambil 5 jt aja bisa ga?”
PAsti jawabanya GA BISA!!! kenapa??? kok ga bisa?? karena yah itu mereka udah telen itu duit tapi ngakunya di ilustrasi kalau duitnya masih utuh. Justru unit link yang memberikan TRANSPARANSI pada nasabah sehingga nasabah jadi tau kalau dia dipotong brp…..tapi yah namanya manusia lebih senang diboongi :)) biar ga sakit hati kalau di potong. Ini sekedar masukan biar ga miss understand soal asuransi
Namanya asuransi ya memang biaya asuransi+administrasi+akuisisi harus direlakan hilang kalau tidak sakit/cacat/meninggal.
Tapi saya mau mencari asuransi yang total biaya asuransi+administrasi+akuisisi paling murah, dengan manfaat perlindungan sama.
Di asuransi unit link yang saya ikuti biaya akuisisi besar sekali dibanding asuransi tradisional, sebagai gambaran biaya asuransi Rp.110.000,- biaya administrasi Rp.37.500,- biaya akuisisi Rp.400.000,- (semua itu biaya yang harus nasabah bayar setiap bulan dan tidak bisa diambil lagi)
Biaya akuisisi ini 42% untuk komisi agen, sisanya untuk keuntungan dan biaya operasional perusahaan asuransi.
Kalo boleh tw asuransi apa cak yg anda ikutin?
Kapan-kapan saya kasih tahu
Saya sedang cari-cari informasi asuransi murni dulu yang manfaatnya sama dengan asuransi di unit link yang saya ambil, terdiri dari Asuransi Jiwa, Asuransi Kesehatan pengganti biaya rawat inap dan pembedahan, dan Asuransi kesehatan untuk 34 penyakit kritis.
Karena menurut agen saya, kelebihan asuransi unit link yang tidak dimiliki asuransi murni adalah adanya asuransi tambahan yang meng-cover 34 penyakit kritis.
setau awak asuransi yg unit link memang besar biaya akusisinya ditahun pertama (100%)dan untuk tahun berikutnya berkurang lagi ditahun berikutnya, kalo ga salah pemotongan biaya akusisi selama 5 tahun.
yah kalo menurut awak itu sepadan untuk hasilnya (maksudnya ada proteksi dan investasiya.
mana ada perusahan yang mau proteksi kesehatan seseorang sampai puluhan juta, padahal cuma bayar preminya 1jt, belum lagi kalo kena penyakit kristis, deposito atau reksadana anda pun dijamin terkuras habis jika kena salah satu penyakit krisis ini.
kembali lagi waktu anda buka asuransi, andanya sendiri sudah jelas belum dari produknya? jangan agent bicara anda manggut2x ya…ya….yaa…..ya…ya….ya
Saya sudah nemu kok Asuransi Murni yang memberi pertanggungan penyakit kritis.
Kalau ada Asuransi yang memberi pertanggungan sama dengan biaya jauh lebih kecil ngapain beli yang mahal.
Pendapat financial consultant yang netral akan mengatakan “Jangan gabungkan asuransi dengan investasi”
tolong japri dong apa nama asuransinya?
thx
Ada yang mengatakan kalau asuransi murni belum tentu bisa diperpanjang tahun depan, apalagi kalau tahun ini kita terdeteksi menderita penyakit tertentu. Apakah benar begitu?
Cakwid tolong japri ke saya juga ya asuransi murni apa yang ada penyakit kritis dan premi tidak mahal.. trims
asurandi jiwa perlu bgt buat kita para blogger, bisa jadi tangan kita sakit kejepit keybord or kepala kita kebentur monitor hihi
Terkadang calon nasabah membeli sebuah proteksi berdasarkan perasaan tidak enak kepada sipenjualnya. Hindari itu !!
mantep tipsnya om… salam kenal ya…
Asuransi memang ada manfaatnya. Tetapi kenapa ya, masyarakat di Indonesia (saya baca di majalah) katanya tingkat kepedulian thd asuransi masih rendah ? Apa karena kurang percaya ? Soalnya saya dan salah satu nasabah yg lain pernah merasa dikecewakan oleh salah satu penyedia asuransi. Jadi ujung2nya, ada yang mengatakan “Mendingan nabung daripada masuk asuransi”. Bagaimana seharusnya ya ?
Kalo menurut saya, rendahnya aplikasi asuransi masyarakat Indonesia bukan karena kurang percaya terhadap perusahaan asuransi, dan bukan pula karena tidak peduli pada kesehatannya, tetapi justru karena tidak ada uang buat bayar premi. Bagi kebanyakan masyarakat keciil seperti saya ini,
boro2 buat bayar premi mas, buat makan sehari-hari aja susah…
Terlepas dari apapun pandangan anda. kita mestinya malu. kita lihat di Malaysia, 65% penduduknya sudah memiliki Polis Asuransi. di Singapura sudah 75%. di Indonesia masih kurang dari 5%.
Banyak orang terlalu banyak pertimbangan yang ujung2 nya mencari2 kelemahan perusahaan Asuransi.
Percayalah, bahwa setiap perusahaan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing2.
Kalau Mau aman dan tidak usah terlalu pusing dengan analisa pribadi. ikut aja ke perusahaan yang di ikuti oleh kebanyakan orang. Baca majalah yg membahas asuransi.
setiap tahun ada pemeringkatan asuransi.
nah. kan ada tu yang peringkat terbaik.Ya udah. ikutin aja.
ndak mungkin donk sebuah perusahaan dapat peringkat bagus jika produknya tidak bagus.
so. Analisa penting. tetapi lebih penting masa depan anda. jangan habiskan waktu hanya untuk analisa, ntar tau2 sudah tua dan menyesal. kenapa dulu2 ndak ambil produk asuransi.
Saya setuju pak, asuransi itu penting.
Tapi analisa juga penting pak,kalau ada cara lebih hemat dengan manfaat dan resiko yang sama kenapa tidak dilakukan? Jika anda adalah agen asuransi seharusnya memberikan perhitungan yang detail kepada calon nasabah, bukan hanya cari closingan sebanyak-banyaknya.
Mungkin produk anda terbaik di antara asuransi unit link.
Tetapi dari perhitungan saya jauh lebih menguntungkan membeli asuransi murni dan berinvestasi di reksadana secara terpisah.
Asuransi unit link terlalu besar biaya tambahan bagi nasabah.
Saya setuju banget dengan pendapat CakWid…
kalo misalkan saya udah dapet pertanggungan kesehatan dari kantor… dan sudah ada jamsostek.. apa perlu saya ikut asuransi?? umur saya 25 tahun.
kl menurut g seh boleh2 aja..coz u pasti bisa claim dua2nya dari jamsostek and asuransi…tp tergantung asuransi yg u ambil juga..
klo menurut gue, dalam masa kondisi finansial yang tidak menentu lebih baik kita ikutan yang unit link aja. kan ada perusahaan asuransi yang tidak melulu invest di reksadana. ada juga yang dimasukkan ke tempat yang lebih aman, misal obligasi. terus juga untuk biaya emang betul mahal, tapi kemungkinan kita juga akan mendapatkan hasil investasi yang lebih guede juga.
sedikit tips:
1. jangan termakan oleh nama besar
2. carilah perusahaan yang investasinya plus meski ada krisis global (yang saya tahu baru satu saja ^_^)
3. lihatlah kinerja perusahaan tersebut pada masa lalu
4. tanyalah berapa biaya akuisisi tiap tahunnya (setau saya potongannya sangat besar untuk hampir semua perusahaan
5. pilih agen yang anda percaya, kelak dialah yang akan membantu kita dalam masalah klaim
6. pantaulah kinerja perusahaan2 asuransi melalui majalah2 finansial
sekian semoga dapat bermanfaat
thx
sedikit tips:
1. jangan termakan oleh nama besar (^_^) apa anda yakin tidak mau memilih asuransi dengan nama besar? kalo anda milih asuransi yang tidak punya nama besar anda yakin mau? kalo besok perusahaannya berubah jadi lahan parkir (^o^) hihihihihiihihi
Mending coba asuransi syariah mubarakah, biaya lebih kecil, bagi hasil net antara 8% sampai 10% pertahun (bahkan lebih bisa nego), bisa mendapat perlindungan 34 penyakit kritis. info lebih lengkap lihat di http://www.mubarakah.com. Untuk illustrasinya anda bisa menghubungi saya di pijar2126@yahoo.com
Saya agen Allianz Syariah:
Kenapa saya pilih Allianz.
Sisi Kehalalan:
Allianz Syariah, Halal sesuai dengan syariat islam (Tolong, menolong, Bebas riba, transparan, ada akadnya, dll)
Keamanan:
1. Perusahaanya besar, kuat modal, usianya sdh tua didirikan 1890….klo suatu perusahaan sdh 2x melewati perang dunia dan masih eksis, berarti perusahaan itu.
2. Sering mensposori even2 kelas dunia seperti Balap mobil formula 1 dan epak bola dunia dengan klubnya Bayer Munich., berarti dia kuat modal.
3. Nasabah Allianz adalan perusahaan2 besar: separoh nasabahnya merupakan perusahaan yg termasuk Fortune 500 (500 perusahaan terbesar didunia), berarti kalo sdh perusahaan2 sdh menjadi Allianz berarti sdh Trust ke Allianz.
4. Sdh Mempunyai Cabang di 70 negara di Dunia.
masih ngeblank ama yg namanya asuransi unit link,,,, kayanya pusing dan bikin ribet,,,
Menurut saya, asuransi unit link mahal. Lebih baik ambil terpisah dan untuk investasi di reksadana aja
teman teman, hidup adalah pilihan. Kepercayaan timbul dari beberapa analisa dan informasi. salah satu hal yang paling penting adalah mencari tahu berapa lama suatau perusahaan asuransi itu berdiri “terutama” di indonesia. Dengan ini sehubungan dengan jangka waktu yang biasanya lama (10 thn) dari pembayaran premi yang harus di lakukan oleh nasabah, maka kita bisa tahu dari nasabah yang sudah jatuh tempo itu apakah kondisinya merugi atau untung meskipun keuntungan tidak hanya di lihat dengan balik modal apalagi kalau terjadi klaim. demikian tambaha.